UA-72643545-1

Photo

Wednesday, 25 January 2012

Memotret Air Tumpah


Teks&Foto: Farid S.

Tulisan saya ini pernah dimuat di majalah CHIP Foto · Video 02/2012 edisi 59 . Sengaja saya munculkan di blog ini, selain untuk berbagi dengan teman-teman lain juga untuk dokumen saya sendiri. Buat yang pernah membaca artikel ini baik di majalah dan blog ini saya haturkan terima kasih . Semoga bermanfaat.

Splash on Table Top



Foto air tumpah. Foto air
Gelas yang Ditumpahkan dengan bantuan teman.

Masih ingat dengan table top buatan Bin di edisi bulan lalu ? Kali ini penulis diberi kesempatan untuk mencoba sendiri bagaimana memotret
menggunakan table top tersebut.
Dari sedemikian banyak ide memotret di table top ini akhirnya

pilihan jatuh pada memotret air. Gerakan air adalah sesuatu yang indah

untuk di potret. Dan saya yakin, pembaca pun pernah melakukan pemotretan
ini dengan hasil yang lebih bagus tentunya.

Teknik dan cara pemotretan air ini sebelumnya pernah dibahas di majalah ini pada edisi-

edisi lalu. Yang membahas bagaimana memotret tetesan dan percikan

air, lalu cara bagaimana menumpahkan gelas yang berisi air. Dan

kali ini gerakan air yang dipotret adalah kombinasi antara keduanya.

Semoga tulisan ini menjadi inspirasi buat pembaca untuk memotret air

dengan hasil yang lebih baik. Selamat mencoba.


Persiapan


1. Kamera, Siapkan kamera Anda, jangan lupa baterai dan memori yang memadai

2. Lensa, Pilihan lensa terbaik untuk foto ini adalah menggunakan lensa sudut lebar

3. Lampu atau Flash, Alat lain yang harus tersedia adalah lampu studio, atau flash tambahan

4. Table top, Alat ini sebenarnya hanya pilihan saja


Foto air tumpah. Foto air


5. Ember Ember untuk menampung tumpahan
air dan penyediaan air

6. Penopang gelas, Penopang gelas, bisa berupa kaleng atau toples

7. Tali, Tali, lebih baik tali kenur. Tali ini untuk mengikat ujung gelas


8. Gelas bening, Gelas bening, lebih disarankan gelas yang punya karakter unik

9. Zat pewarna, Zat pewarna makanan yang biasa digunakan untuk kue

10. Plastik berwarna. Plastik berwarna untuk filter pada lampu

11. Asisten, Dan yang paling penting adalah, seorang teman yang bertugas mengangkat gelas

atau menarik gelas

Foto air tumpah. Foto air


1. Simulasi, Lakukan simulasi berulang dengan menarik gelas kosong yang telah diikat dengan tali atau menumpahkan gelas. Ini dimaksudkan untuk selain membekukan gerakan gelas juga bisa menentukan kirakira kemana arah jatuhnya air

2. Exposure, Tentukan exposure yang diinginkan dalam membekukan gerakan air dan gelas


Foto air tumpah. Foto air

3. Arah titik fokus, Arah titik focus sebaiknya diarahkan pada penopang gelas, karena jika titik focus diarahkan pada gelas, ketika gelas ditarik, maka arah focus akan berubah. Sebaiknya beritahu teman yang bertugas menarik gelas untuk menarik gelas tidak jauh dari penopang.

4. Lakukan dengan cepat, Dalam menarik atau menumpahkan gelas harus diusahakan cepat. Karena jika lambat, tumpahan air tidak terekam dengan baik.

5. Temukan saat yang tepat Setiap kali membidik tumpahan air, lakukan dengan cermat. Karena
walau dengan penarikan gelas yang sama, namun efek tumpahan air akan selalu berbeda. Disinilah letak keindahannya sekaligus tantangan kita dalam merekam gerakan air.

6. Shutter Speed & Aperture, Gunakan shutter/speed tinggi dan aperture kecil,

7. Pencahayaan pada titik penuh

Untuk power lampu atau flash di setting sesuai selera. Di dalam foto
 ini power lampu diatur pada titik penuh

8. Mencoba untuk kesempurnaan

Mencoba dan mencoba hingga sesuai dengan hasil yang diinginkan

adalah semangat anda untuk melakukan pemotretan ini.

Mengolah Foto


Foto air tumpah. Foto air

1. Buka Aplikasi, Setelah pemotretan usai dan hasil sudah didapat, tentu saja light room

diperlukan dalam hal ini. Software seperti Photoshop bisa digunakan untuk lebih memaksimalkan hasil foto anda

2. Croping, Lakukan Croping foto jika memang diperlukan

3. Hilangkan yang tidak perlu, Hilangkan tali yang mengikat gelas dan percikan-percikan air yang mengganggu atau bahkan percikan yang tidak perlu dengan menggunakan patch tool. Lingkari target lalu
geser kearah area yang terdekat. Atau bisa juga dengan melakukan cloning stamp tool dengan opacity sesuai yang diinginkan.

4. Tambahkan warna dramatis, Jika foto sudah “bersih” , kita bisa juga melakukan penambahan warna agar foto tampak dramatis. Bisa dengan selective color, atau juga bisa dengan photo filter. Klik Image, pilih Adjusmet, pilih Selective Color atau Photo Filter. Pilihlah sesuai dengan selera rasa anda


Foto air tumpah. Foto air

5. Atur Brightness & Contrast, Langkah selanjutnya adalah, seandainya langkah diatas sudah cukup, tidak masalah. Namun jika anda masih ingin adjust warna bisa dilakukan dengan menambah Brightnees dan Contrast. Klik Image, pilih Adjusment,  pilih Brightness/Contrast

6. Tajamkan foto, Langkah terakhir adalah menajamkan foto dengan menggunakan Unsharp. Klik Filter, pilih Sharpen, pilih Unsharp Mask. Sesuaikan ketajaman yang diinginkan di menu ini.

7. Sesuaikan keingian Anda, Dalam mengolah Foto, tergantung dari apa keinginan anda. Selama dalam pemotretan anda merasa hasil yang sudah didapat sudah baik. Lupakan software. Namun bila software itupun diperlukan cara mengolahnya pun tergantung selera anda. Sekali lagi, selera.


Foto air tumpah. Foto air

Dan selamat berkarya !

Baca Juga :


Senandung Tips Memotret (kembali) Buah Dalam Air
Senandung Memotret Dengan Kecepatan Rendah
Memotret Tetes Air dengan lensa kits
Memotret Buah Jatuh Ke Air
Senandung Memotret Wayang Orang (Tips dan Trik)
Senandung Memotret Ekspresi Anak
Memotret Ekspresi di Panggung Musik
Senandung Foto Efek Rim Light (Tips Memotret Model )

1 comment:

  1. Terima kasih atas tutorial ini.

    ReplyDelete