UA-72643545-1

Photo

Thursday, 30 April 2015

Senandung Profil Ditto Birawa

ditto birawa, fotografer indonesia
"Cita-cita aku ingin bikin sekolah foto yang kreatif. Dalam arti industri kreatif. Bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri lewat fotografi bagi anak didikku. Aku bahagia jika ada anak didikku bisa mandiri dan menciptakan lapangan pekerjaan tersendiri bagi mereka atau bagi orang lain"

Aditya Tunggul Birawa, profil fotografer blog penulis kali ini. Lelaki yang lebih dikenal dengan nama Ditto Birawa ini bekerja sebagai seorang fotografer freelance. Namanya menjadi pembicaraan, ketika ia melakukan perjalanan keliling Indonesia menggunakan motor besar, melalui program Indonesian Exploride (2011) yang disponsori tempatnya bekerja sebagai fotografer freelance saat itu di Djarum Fundation. Lembaga yang membidangi masalah pangan, sandang, kebudayaan, olahraga dan juga seni.

Thursday, 23 April 2015

Senandung Kamera Analog (Mengenang)

kamera analog Nikon FM2
Tiga tahun lalu, disaat ramai-ramainya orang berfotografi dengan kamera DSLR (sekarang makin ramai). Penulis sempat mengunjungi seorang sahabat lama yang berprofesi sebagai tukang service kamera analog. Agak sepi pengunjung. Sudah tidak seramai dulu ketika orang belum berpindah dari kamera analog ke digital."Sepi ya Ko" tanya penulis. "Iya nih, pada pindah ke digital (kamera) sekarang nih" jawabnya lesu. "Terus sekarang gimana ? tanya penulis kembali. "Ya jual kamera yang ada aja sama lensa-lensa manual" tuturnya.

Friday, 10 April 2015

Senandung Foto Sudut Kota Surabaya

Margorukun, Surabaya


Tiga jam sebelum melaksanakan pemotretan di Kota Surabaya, penulis mengisi waktu luang dengan menyusuri sudut kota Surabaya. Kota ini sebenarnya tak berbeda dengan Kota Jakarta. Sama-sama kota besar, padat, panas dan saat ini ditambah dengan kemacetan lalu lintas yang luar biasa. Semenjak dipimpin oleh Walikota Tri Rismaharini, kota ini berbenah cukup banyak. Penataan kota yang rapi serta lebih banyaknya fasilitas umum yang diperbaiki, seperti misalnya pembersihan sungai, pengadaan taman hijau, serta penataan perkampungan-perkampungan agar tidak tampak kumuh pun dilakukan.

Wednesday, 25 March 2015

Senandung Yulianus Ladung Si Fotografer Industrial

fotografer industrial, yulianus ladung
Yulianus Ladung
Tentu anda sering melihat foto-foto yang menggambarkan sebuah konstruksi, pembangunan jalan tol, pembangunan gedung-gedung, pengeboran minyak di lepas pantai, pembuatan produk tertentu di sebuah pabrik, pertambangan baik migas dan non migas. Itu adalah salah satu dari fotografi industrial. Kita semua (mungkin) bisa memotret itu semua. Bagi para fotografer yang berpengalaman dalam membuat sebuah company profil mungkin terlihat mudah. Tapi tahukah anda bahwa sebenarnya tidak hanya kemampuan fotografi serta teknik yang baik dalam memotret yang diperlukan untuk menjadi fotografer industrial ? Berikut penuturan Yulianus Firmansyah Ladung, seorang fotografer yang mengkhususkan jasa memotretnya di bidang fotografi industri. Ditemui penulis, pria berbadan besar ini bercerita banyak hal tentang apa dan bagaimana fotografi industrial itu.

Tuesday, 24 March 2015

Senandung Membingkai sebuah Foto

Membingkai sebuah foto. Maksudnya adalah bagaimana caranya agar orang yang melihat foto kita tertuju pada titik tertentu. Atau mengarahkan mata yang melihat foto kita hanya pada satu arah saja. Banyak materi seperti ini di internet. Mudah dilakukan. Tapi, terkadang saat memotret, suka hilang dalam ingatan (hayooo...ngaku). Bentuk bingkai dari foto itu sendiri sebenarnya bisa bermacam-macam. Pilar, pohon, daun, tembok, bahkan orang pun bisa dijadikan sebuah bingkai. Semua sebenarnya adalah "penghalang" penglihatan mata. Namun ditata sedemikian apiknya, sehingga tanpa disadari mata jadi tertuju pada subyek yang dimaksud. Bisa dikatakan, bahwa bingkai foto itu adalah sebuah foreground. Dan biasanya berada disisi/tepi dari sebuah foto. Tidak harus semua sisi terisi. Bisa bentuknya melingkar, kotak, setengah lingkaran, sobekan daun, garis lurus. Pokoknya bisa beraneka bentuk. Pada sebuah foto, foreground kadang menjadi

Thursday, 19 March 2015

Senandung Kenangan di Papua Barat

Kupu-Kupu
Banyak sekali kenangan yang penulis ingat ketika berada di provinsi ini. Dan salah satunya adalah ketika harus mengunjungi sebuah pulau yang tidak berpenghuni. Tempat ini bukan salah satu tujuan penulis dan rombongan saat itu. Hanya karena ada waktu kosong satu hari sebelum melanjutkan tugas berikutnya, maka jadilah tempat ini menjadi destinasi dadakan. Nama pulaunya saja penulis tidak tahu (Udah tahu gak tahu, bukannya tanya ya) . Yang penulis tahu, pulau ini terletak sekitar 45 menit (menggunakan kapal boat) dari Pulau Mansinam, Manokwari

Saturday, 14 March 2015

Senandung Foto Efek Rim Light (Tips Memotret Model )

foto model, efek rim light
Model : Isabel DBS Agency, Make Up/Hair do : Deny Hakim
Tulisan kali ini, penulis akan sedikit  membahas tentang efek rim light pada pemotetan. Pengertian dari rim light sebenarnya adalah cahaya garis pinggir atau tepi. Efek rim light sebenarnya juga adalah salah satu teknik dari dasar-dasar pencahayan dalam fotografi. Dalam pemotretan biasanya (khususnya pemula) cenderung untuk memotret dengan efek cahaya asal terang. Tidak salah sih. Karena memang terkadang itu kembali ke pribadi masing-masing dalam hal selera. Dalam setiap pemotretan diperlukan cahaya, baik cahaya yang bersumber dari alam atau cahaya buatan. Untuk tips kali ini saya berbagi foto efek rim light dengan cahaya buatan (lampu studio) dengan subyek model. Hal yang biasa penulis lakukan ketika memotret model biasanya akan berpikir dahulu, apakah ingin memotret model dengan  hasil clean (terang benderang) atau hasil yang ber efek. Hasil efek ini pun bermacam-macam. Selain tergantung dari penempatan lampu itu sendiri juga jumlah lampu yang digunakan. Ada yang ingin efek bayangan, ada yang ingin gelap terang bahkan ada yang ingin berefek siluet. Nah, beberapa foto yang penulis perlihatkan adalah dengan menggunakan dua buah lampu, dengan efek rim light.